Gunung Kelud Mau Meletus?

Status Gunung Kelud Meningkat Jadi Awas
Selasa, 16 Oktober 2007 | 23:09 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Status gunung Kelud di Jawa Timur di dinaikkan dari Siaga (Level III) menjadi Awas (Level IV), terhitung sejak Selasa (16/10) pukul 17:25.

Menurut Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Surono, penaikan status itu karena aktivitas gunung itu meningkat. “Tapi kami tidak meramalkan akan meletus,” kata dia ketika dihubungi Tempo, Selasa malam (16/10).

Berdasarkan data yang dilansir PVMBG, di gunung yang terletak di Kabupaten Kediri itu sejak pukul 10:00 WIB hingga 17:00 WIB terekam 306 kejadian gempa vulkanik dangkal dan air danau kawah telah mencapai suhu 37,8 derajad Celcius.

Menurut Surono, berdasar data itu, gunung berketinggian 1.731 meter di atas permukaan laut itu memiliki potensi meletus, tapi juga bisa kembali normal. “Hanya Tuhan yang tahu kapan akan meletus,” kata dia.

Untuk itu PVMBG merekomendasikan pemerintah sekitar gunung (Kabupaten Kediri, Kabupaten Blitar dan Kabupaten Malang) segera mengungsikan masyarakat di wilayah dalam radius 10 kilometer dari puncak gunung.

Warga yang berada pada bantaran sungai yang berhulu di gunung Kelud diharap menjauhi ancaman aliran lahar dan tidak melakukan kegiatan di sepanjang alur sungai. Selain itu, warga diminta mempersiapkan masker dan pelindung mata untuk mengantisipasi terjadinya hujan abu vulkanik yang dapat mengganggu saluran napas dan iritasi mata.

Muhammad Nur Rochmi

(Sumber :tempointeraktif.com)

Selain dari berita di atas masih banyak informasi mengenai keadaan gunung kelud yang diberitakan makin aktif dan mungkin saja meletus. Berikut penjelasan mengenai Gunung Kelud yang didapat dari Wikipedia :

Gunung Kelud adalah sebuah gunung berapi di provinsi Jawa Timur, Indonesia yang masih sangat aktif hingga saat ini. Gunung ini berada di perbatasan antara Kabupaten Kediri dan Kabupaten Blitar, atau sekitar 27 km sebelah timur Kota Kediri.

Sejak abad ke-15, Gunung Kelud telah memakan korban lebih dari 15.000 jiwa. Letusan gunung ini pada tahun 1586 merenggut korban lebih dari 10.000 jiwa. Sebuah sistem untuk mengalihkan aliran lahar telah dibuat secara ekstensif pada tahun 1926, dan masih berfungsi hingga kini.

Pada abad ke-20, Gunung Kelud tercatat meletus pada tahun 1901, 1919, 1951, 1966, dan 1990. Pola ini membawa para ahli gunung api pada siklus 15 tahunan bagi letusan gunung ini. Aktivitas gunung ini meningkat pada akhir September 2007 dan masih terus berlanjut hingga Oktober tahun yang sama, ditandai dengan meningkatnya suhu danau kawah.

Pada lereng Gunung Kelud sejak tahun 2004 telah dibuka sarana jalan darat untuk mempermudah para wisatawan serta penduduk sekitar menuju pucak Gunung Kelud.

Gunung Kelud juga telah menjadi komoditas wisata Kabupaten Blitar.

Pada bulan Oktober 2007, pemerintah setempat mengeluarkan peringatan kepada penduduk dalam radius 10 km dari gunung Kelud mengenai bahaya letusan dan mulai mengungsikan sekitar 60.000 jiwa yang tinggal di lereng gunung tersebut.[3]

Keludgunung kelud
Lokasi Kabupaten Kediri, Blitar dan Malang, Jawa Timur
Negara Indonesia
Tipe Strato andesit dengan danau kawah
Letusan terakhir 1990 (terakhir)
Ketinggian 1731 m
Koordinat 7°56″ LS 112°18,5″ BT

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: